About nurjeehan

An analyst currently residing in Kuala Lumpur, Malaysia. Living every single day with an earnest heart, searching for Allah's love and maghfirah.

Kemesraan Ukhuwah

Kemesraan ukhuwah dibangun atas tiga hal: saling kenal (ta’aruf), saling memahami (tafahum), dan saling berbagi beban (takaful). Ketiganya merupakan pilar ukhuwah yang tak boleh luput dari roda perjalanan da’wah.

Ta’aruf bermula dari pengenalan secara fisik, karakter, kadar keseriusan taqarrub kepada Allah, atau hal-hal lahiriyah lainnya. Rasulullah (s.a.w) bersabda,

“Seorang mukmin itu makhluk yang cepat akrab, maka tidak ada kebaikan pada orang yang tidak cepat akrab dan tak dapat diakrabi.” (HR. Ahmad dan Thabrani)

Ta’aruf yang baik akan meminimakan kekeringan dan keretakan hubungan sesama muslim. Ia juga dapat membuat hati jadi lembut serta mampu melenyapkan bibit perpecahan. Bila wilayah ta’aruf sudah terbentang, akan tumbuh sikap tafahum. Sikap tafahum akan menjaga kesegaran jama’ah da’wah. Sebab, da’wah diemban oleh orang-orang yang punya keterpautan hati, saling toleransi, dan saling kompromi untuk hal-hal yang mubah. Continue reading

Advertisements

Karnaval Jiwa-Jiwa

Sejarah adalah karnaval panjang jiwa-jiwa. Peristiwa-peristiwa hanyalah batang tubuh sejarah. Kenangan kita tidak tersimpan dalam peristiwa. Tapi pada jiwa-jiwa yang bermain dalam ruang peristiwa itu. Pada ruh yang memaknai peristiwa-peristiwa itu.
Berapa tahunkah sudah kita menghuni bumi ini? Tapi berapakah potongan waktu yang melekat dalam kenangan kita? Berapakah luasnya ruang bumi ini? Tapi berapakah ruang yang menghuni ingatan kita? Berapakah banyaknya manusia yang memenuhi bumi ini? Tapi berapakah nama yang kita simpan dalam benak kita?

Tidak banyak. Waktu. Ruang. Manusia. Hanya sedikit dari itu semua yang menjadi kenangan. Dan yang kita kenang bukan waktunya. Bukan ruangnya. Bukan manusianya. Tapi jiwanya. Tapi ruhnya. Jiwa dan ruh dan bergerak dengan makna-makna, dalam ruang dan waktu, dengan sebuah nama.

Continue reading

Duduklah Dan Jangan Pergi!

Saudaraku,
Mari kita duduk bersama dan saling bercermin.

Berapa banyak noktah yang menodai kita dalam kebersamaan di jalan ini? Sebuah perjalanan panjang yang kita tempuh bersama-sama, pasti menyisakan debu dan kotoran pada diri kita. Meski kadarnya berbeza-beza. Tapi di jalan ini kita memang saling memerlukan. Dan di jalan ini, kita harus terus berjalan seiring. Kita satu sama lain memerlukan orang yang mampu memberikan keberanian dan mengusir ketakutan kerana kesendirian. Kita, satu sama lain saling memerlukan orang yang ikhlas meluruskan kesalahan, lalu saling memberi bekalan perjalanan. Kita semua sangat memerlukan kehadiran pendamping yang salih, teman yang dapat saling membantu bak dua telapak tangan yang saling membersihkan, satu sama lain.

Bayangkanlah, saudaraku.
Bahwa kita masing-masing adalah salah satu dari dua telapak tangan itu..

Continue reading

Untaian Doaku

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk
Dengan asma’ Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Ya Allah,
Kami berlindung kepada-Mu dari memohon kepada-Mu sesuatu yang kami tidak mengetahui hakikatnya

Ya Allah,
Kami telah menganiaya diri kami sendiri
Dan sekiranya Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami
Niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi

Wahai Allah Yang Maha Agung,
Ampunilah seluruh dosa kami
Tutupi dan hapuskan segala aib dan kesalahan kami
Dan berikan kepada kami kesanggupan untuk mengubah dan memperbaiki diri menjadi lebih baik
Karuniakanlah kepada kami akhlaq yang mulia
Peribadi yang indah dan terpelihara Continue reading

Bersangka Baik Itu Indah

Hubungan yang baik antara manusia yang satu dengan lain, dan khususnya antara muslim yang satu dengan muslim lainnya merupakan sesuatu yang harus dijalin dengan sebaik-baiknya. Hal ini kerana, Allah SWT telah menggariskan bahwa mu’min itu bersaudara. Itu sebabnya, segala bentuk sikap dan sifat yang akan memperkukuh dan memantapkan persaudaraan harus ditumbuhkan dan dipelihara, sedangkan segala bentuk sikap dan sifat yang dapat merosak ukhuwah harus dihilangkan. Agar hubungan ukhuwah Islamiyah itu tetap terjalin dengan baik, salah satu sifat positif yang harus dipenuhi adalah husnuz zon (berbaik sangka).

Oleh kerana itu, apabila kita mendapatkan informasi negatif tentang sesuatu yang terkait dengan peribadi seseorang apalagi seorang muslim, maka kita harus melakukan tabayyun (mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas benar keadaannya) terlebih dahulu sebelum mempercayai apalagi bertindakbalas secara negatif. Continue reading